Padang, Banjir Peralatan Sekolah
Kamis, 07 Juli 2011 - 19:55:35 WIBPadang, Banjir Peralatan Sekolah
Salah seorang pedagang, Arizal, menyatakan dirinya baru dua hari, meskipun belum begitu laris, tapi tetap berjualan, karena masa untuk masuk sekolah tinggal beberapa hari lagi.
Para pedagang buku dan peralatan sekolah ini memilih lokasi yang tepat agar mudah dijangkau oleh para orang tua, seperti di halaman toko-toko besar dan pasar swalayan, serta bundaran besar.
Rizal menyatakan, bermodalkan Rp5 juta, dirinya telah menyusun hampir seratusan lusin buku-buku, khusus anak sekolah, mulai dari jenis terbaik seharga Rp47 ribu per lusin, sampai kepada termurah seharga Rp22 ribu per lusin.
Buku-buku yang diperdagangkan bervaiasi, mulai buku tulis merek AA yang dijual selusin Rp47 ribu, dengan perbuah senilai Rp4.000, sedangkan merek Dodo ukuran 50 lembar hanya Rp20 ribu per lusin, bick boss Rp45 ribu per lusin, PMD Rp30 ribu per lusin.
Untuk sepekan ke depan, kata Arizal, ia hanya memperdagangkan khusus buku tulis, sementara peralatan lain, seperti penggaris, penghapus, pinsil gambar, buku gambar dan sebagainya, akan menyusul.
Dijelaskan, dirinya adalah pedagang musiman setiap memasuki tahun ajaran baru, sementara rutinitasnya merupakan pedagang klontong, namun momen ini dimanfaatkan seperti tahun lalu, ia mampu meraup keuntungan mencapai ratusan ribu rupiah.
Beda halnya dengan Jamalun, pria asal kota Pessel ini, lebih memilih menjajankan dagangannya di pusat kota, yakni perempatan lampu merah Alang Lawas, meskipun harus berteduh di bawah pohon yang rindang.
Dengan peralatan yang sudah cukup yang diletakkan di atas sebuah meja yang berukuran 1x1,5 cm, serta sejumlah keranjang untuk mengisi kertas sampul buku tulis.
Sementara itu, Sumiati, salah seorang pembeli yang dijumpai mengaku, kedatangannya ke tenda pedagang buku kaki lima itu hanya untuk bertanya, apakah ada terjadi loncatan harga dari tahun lalu atau masih tetap. (***)
Baca juga :
Saatnya Kembali Ke Sekolah Belum Puasa, Harga sembako Naik Kios Sudah Dibongkar, Lalulintas Di Pasar Raya Kian Padat Ratusan Kios Darurat Dibongkar BPOM Pantau Jajan Anak Sekolah
Kamis, 07 Juli 2011 - 19:55:35 WIB

Salah seorang pedagang, Arizal, menyatakan dirinya baru dua hari, meskipun belum begitu laris, tapi tetap berjualan, karena masa untuk masuk sekolah tinggal beberapa hari lagi.
Para pedagang buku dan peralatan sekolah ini memilih lokasi yang tepat agar mudah dijangkau oleh para orang tua, seperti di halaman toko-toko besar dan pasar swalayan, serta bundaran besar.
Rizal menyatakan, bermodalkan Rp5 juta, dirinya telah menyusun hampir seratusan lusin buku-buku, khusus anak sekolah, mulai dari jenis terbaik seharga Rp47 ribu per lusin, sampai kepada termurah seharga Rp22 ribu per lusin.
Buku-buku yang diperdagangkan bervaiasi, mulai buku tulis merek AA yang dijual selusin Rp47 ribu, dengan perbuah senilai Rp4.000, sedangkan merek Dodo ukuran 50 lembar hanya Rp20 ribu per lusin, bick boss Rp45 ribu per lusin, PMD Rp30 ribu per lusin.
Untuk sepekan ke depan, kata Arizal, ia hanya memperdagangkan khusus buku tulis, sementara peralatan lain, seperti penggaris, penghapus, pinsil gambar, buku gambar dan sebagainya, akan menyusul.
Dijelaskan, dirinya adalah pedagang musiman setiap memasuki tahun ajaran baru, sementara rutinitasnya merupakan pedagang klontong, namun momen ini dimanfaatkan seperti tahun lalu, ia mampu meraup keuntungan mencapai ratusan ribu rupiah.
Beda halnya dengan Jamalun, pria asal kota Pessel ini, lebih memilih menjajankan dagangannya di pusat kota, yakni perempatan lampu merah Alang Lawas, meskipun harus berteduh di bawah pohon yang rindang.
Dengan peralatan yang sudah cukup yang diletakkan di atas sebuah meja yang berukuran 1x1,5 cm, serta sejumlah keranjang untuk mengisi kertas sampul buku tulis.
Sementara itu, Sumiati, salah seorang pembeli yang dijumpai mengaku, kedatangannya ke tenda pedagang buku kaki lima itu hanya untuk bertanya, apakah ada terjadi loncatan harga dari tahun lalu atau masih tetap. (***)
Baca juga :

