BBM Langkah, DPRD Pasaman Nasehati Harizal
Selasa, 12 Juli 2011 - 02:11:36 WIBBBM Langkah, DPRD Pasaman Nasehati Harizal
Walaupun kelangkaan BBM telah menjadi keprihatinan, namun Hasrizal belum membuat langkah konkrit untuk mengatasi persoalan tersebut seperti menggelar rapat Muspida (musyawarah pimpinan daerah) membahas kelangkaan BBM ini. "Kita minta Dinas ESDM menggelar rapat koordinasi. Coba dirapatkan dan dirumuskan solusinya," kata Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Yasri, malam ini.
Dia menambahkan, langkah tersebut dinilai sangat penting untuk dilakukan karena alasan yang selama ini disebutkan Pertamina dinilainya masih normatif. "Panggil Pertamina, kepolisian untuk mempertanyakan persoalan ini karena masalah ini sudah lama terjadi. Jadi, agar tidak berlarut-larut, terlebih dalam waktu dekat, Ramadhan akan menyongsong," ujarnya.
Sigit juga mempertanyakan sikap aparat terkait, untuk persoalan ini. Seharusnya, lanjut dia, yang seperti itu dibutuhkan koordinasi. "Tapi masyarakat kecil langsung main tangkap aja," sindirnya.
Sementara itu, Dinas ESDM mengatakan dirinya sudah mengkonfirmasi persoalan ini kepada GM Pertamina. Meski demikian, dia meminta agar Pertamina untuk dapat lebih proaktif menyikapi persoalan ini. Dia juga tidak menutup kemungkinan untuk melakukan rapat koordinasi dengan unsur Muspida untuk mencari solusi atas masalah ini. (***)
Baca juga :
Puluhan Siswa Pariaman Antusias Design Blog Irwan Berharap Warga Sumbar Makin Cinta Lingkungan Laju Kerusakan Hutan Di Sumbar Menurun Liburan sambil Belajar Sastra Golden Snail Pest Attack Agam
Selasa, 12 Juli 2011 - 02:11:36 WIB

Walaupun kelangkaan BBM telah menjadi keprihatinan, namun Hasrizal belum membuat langkah konkrit untuk mengatasi persoalan tersebut seperti menggelar rapat Muspida (musyawarah pimpinan daerah) membahas kelangkaan BBM ini. "Kita minta Dinas ESDM menggelar rapat koordinasi. Coba dirapatkan dan dirumuskan solusinya," kata Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Yasri, malam ini.
Dia menambahkan, langkah tersebut dinilai sangat penting untuk dilakukan karena alasan yang selama ini disebutkan Pertamina dinilainya masih normatif. "Panggil Pertamina, kepolisian untuk mempertanyakan persoalan ini karena masalah ini sudah lama terjadi. Jadi, agar tidak berlarut-larut, terlebih dalam waktu dekat, Ramadhan akan menyongsong," ujarnya.
Sigit juga mempertanyakan sikap aparat terkait, untuk persoalan ini. Seharusnya, lanjut dia, yang seperti itu dibutuhkan koordinasi. "Tapi masyarakat kecil langsung main tangkap aja," sindirnya.
Sementara itu, Dinas ESDM mengatakan dirinya sudah mengkonfirmasi persoalan ini kepada GM Pertamina. Meski demikian, dia meminta agar Pertamina untuk dapat lebih proaktif menyikapi persoalan ini. Dia juga tidak menutup kemungkinan untuk melakukan rapat koordinasi dengan unsur Muspida untuk mencari solusi atas masalah ini. (***)
Baca juga :

